Minggu, 15 Juni 2014

Senja

Melukiskanmu saat senja
derai ombak menyentuhmu
seperti kau yang menyentuh hatiku

Tentu aku sangat suka melihatmu
seseorang yang tak pernah melihatku

Biru, kau suka itu seperti laut menderu
Jingga, aku suka itu seperti senja di sabtu sore

Aku selalu menjadi bayanganmu..
seperti sinar senja di permukaan laut

Kau tempatku kembali, tidak
aku tempatmu kembali

Akulah angin yang siap memelukmu saat ombak menarikmu lebih dalam


Sabtu, 14 Juni 2014

Dewi Lestari~ Curhat buat sahabat

Sahabatku, usai tawa ini
Izinkan aku bercerita:

Telah jauh, ku mendaki
Sesak udara di atas puncak khayalan
Jangan sampai kau di sana
Telah jauh, ku terjatuh

Pedihnya luka di dasar jurang kecewa
Dan kini sampailah, aku di sini...
Yang cuma ingin diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja

Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Yang sudi dekat, mendekap tanganku
Mencari teduhnya dalam mataku
Dan berbisik : "Pandang aku, kau tak sendiri,oh dewiku..." 

Dan demi Tuhan, hanya itulah yang Itu saja kuinginkan

Sahabatku, bukan maksud hati membebani,Tetapi...
Telah lama, kumenanti
Satu malam sunyi untuk kuakhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji...

Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit

Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi

Dan berbisik : "Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku..."

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

Minggu, 16 Februari 2014

suratku untuk sahabat kecilku

Hai apa kabarnya? sekarang dimana?
ly akhir akhir ini saya sedang merasa cape tak biasanya seperti ini bahkan kamu tahu saya sangat ambisius dan semangat.
saya lebih banyak mengeluarkan kata yang tidak penting
saya mungkin cape bosan atau mungkin sedang muak saya mulai lelah untuk berfikir cara menyerang atau tentang masalah-masalah disini.

saya rindu kamu ly, kalau bisa kembali saya ingin kembali ke masa-masa itu.
disaat yang hanya saya fikirkan adalah tentang alam ipa yang dulu sering kita bahas.
buku ipa kecilku masih kamu simpan kan? simpan baik-baik ya itu buku kesayanganku untukmu.

sekarang saya merasa lebih ingin menyendiri atau mungkin menghindari orang-orang
saya akhir-akhir ini sering menahan tangis atau mungkin marah dada saya terasa sesak sekali.
saya merasa diri saya ada perubahan dan tidak suka harus seperti ini.

semoga kamu bisa membaca ini dan kita cepat bertemu ya

Sabtu, 09 November 2013

Lapangan Tembak

Perjuangan yang lampau telah berakhir
semua bersorak merdeka ya merdeka!!!
perang telah berakhir pahlawan keluar dari benteng persembunyian
mereka telah berhasil , darah tanpa dosa mengalir melalui selokan dipinggir alun-alun kota.

memang saat itu langit terlihat mendung
tanah terlihat kejam , laut terlihat murka.
tubuh-tubuh mungil saat itu menangis bersorai kemenangan.

miris memang melihat mereka yang tertembak oleh senapan.
Namun seharusnya bukan mereka
tapi mereka mereka yang sedang duduk dengan wanita-wanitanya mereka yang sedang bersenang-senang dengan uang yang sedikit pun tak halal untuknya!

Mereka para koruptor bangsa yang saat ini sedang menikmati uang, wanita dan fasilitas mewah mereka yang menyorak-nyorakan politik busuk itu !
MEREKA PARA TIKUS BESAR YANG SEHARUSNYA DITEMBAK MATI DI LAPANGAN TEMBAK !

Sekalipun aku tak gentar dengan kebusukan mereka, aku lebih suka melihat mereka hidup di jaman lalu dengan tombak yang akan menusuk jantung terdalamnya!
biar biar mereka membenci dengan tulisan ini karna aku lelah menutupi dan hidup dalam kemunafikan yang ada di layar kaca dengan menyuarakan suara kebohongan.

Tutup mulutmu menyerahlah sebelum mereka yang baik datang menghantuimu .



Kamis, 05 September 2013

Permainan apa ini?

semua berawal dari sapaan yang kelanjutannya tak pernah mampu untuk ku tebak.
kejailan yang sangat menjengkelkan walau dalam hati sampai akhirnya aku merindukannya
dan setiap sapaan yang mengalir menjadi sebuah perasaan yang tak pernah mampu ku mengerti pada akhirnya..

cadaan yang sekarang menjalar menjadi sebuah rasa yang semakin hari semakin dalam
dan semakin kuat aku mencoba menyembunyikannya.
namun semakin hari terlihat semakin jelas ..

hai seseorang yang mungkin suatu saat nanti kamu akan membaca tulisanku ini
aku tidak pernah mampu mengartikan sapaanmu.
mengartikan candaanmu.. mengartikan kejailanmu.

namun yang perlu kau tahu? mengapa harus aku? sementara banyak yang lain.
mengapa dulu harus aku yang menjadi sasaran atas keinginan tahuanmu?
mengapa harus aku yang menjadi sandaran kejailanmu?
mengapa harus aku? yang lain banyak kan?


sementara setelah semua perasaan ini terjadi? kau malah pergi dengan keacuhanmu ?
taukah rasanya jadi aku ?setelah kau memaksa masuk dalam hidupku dan membuat keonaran?
lalu kau pergi tanpa mau membantu ku membereskan semuanya ? kau tau saat aku menahan sakitnya sendirian? tahukah kau saat aku mulai merasakan sakitnya ejekanmu.


semua bilang bahwa kau sedang memberikan harapan palsu.
namun aku tidak percaya itu, bagiku tidak ada harapan palsu..
semua harapan itu benar namun tidak semuanya dapat terwujud..
mungkin kau adalah orang yang tak mampu menunjukan bagaimana menunjukan arti sebuah perasaan.

apakah peter sejahat ini sama tink ataupun wendy?

mungkin sekarang aku harus belajar mengartikan bahwa tak semua keingin tahuan, sapaan, dan kejailan itu mempunyai rasa.. mungkin aku yang terlalu jauh berlarut dalam kesemuan yang mungkin akan segera kutemukan cahaya yang nyata.

Kamis, 08 Agustus 2013

Aku masih diruang yang sama

Aku masih di sini di ruang yang sama
diruang dimana  kita berjumpa
dimana aku masih terjaga dalam cinta dan keislamanku
dimana hatiku pertama kali bergetar karna cahayamu

Aku masih disini tepat diruang yang sama
dengan pena yang selalu siap menulis tentangmu
dengan hati yang tak pernah lelah menjaga semuanya
tanpa pernah kau meminta

Aku masih disini tepat diruang yang sama 
ya aneh bukan? mengapa aku selalu ingin tetap diruang yang sama.
langit luas?bumi luas? ruangan ini luas,luas membentang cahaya
namun tak sedikitpun aku bisa berpindah keruang lain 

Aku masih ingin disini
sedikitpun aku tak bisa berpaling 
aku masih tetap ingin disini tanpa balasan tanpa diketahui

kamu percaya jodoh? aku percaya Allah itu ga akan salah menempatkan semuanya..
tiada yang tertukar..

dan kamu tau ? aku disini bukan mengharapkanmu..
seandainya aku bisa memilih aku tidak memilih diruang ini..


berapa tahun lagi? entahlah kupasrahkan pada tuhanku :)
sujud , islam , iman ku yang menguatkannya, menjagakanya , dan mensucikannya