semua berawal dari sapaan yang kelanjutannya tak pernah mampu untuk ku tebak.
kejailan yang sangat menjengkelkan walau dalam hati sampai akhirnya aku merindukannya
dan setiap sapaan yang mengalir menjadi sebuah perasaan yang tak pernah mampu ku mengerti pada akhirnya..
cadaan yang sekarang menjalar menjadi sebuah rasa yang semakin hari semakin dalam
dan semakin kuat aku mencoba menyembunyikannya.
namun semakin hari terlihat semakin jelas ..
hai seseorang yang mungkin suatu saat nanti kamu akan membaca tulisanku ini
aku tidak pernah mampu mengartikan sapaanmu.
mengartikan candaanmu.. mengartikan kejailanmu.
namun yang perlu kau tahu? mengapa harus aku? sementara banyak yang lain.
mengapa dulu harus aku yang menjadi sasaran atas keinginan tahuanmu?
mengapa harus aku yang menjadi sandaran kejailanmu?
mengapa harus aku? yang lain banyak kan?
sementara setelah semua perasaan ini terjadi? kau malah pergi dengan keacuhanmu ?
taukah rasanya jadi aku ?setelah kau memaksa masuk dalam hidupku dan membuat keonaran?
lalu kau pergi tanpa mau membantu ku membereskan semuanya ? kau tau saat aku menahan sakitnya sendirian? tahukah kau saat aku mulai merasakan sakitnya ejekanmu.
semua bilang bahwa kau sedang memberikan harapan palsu.
namun aku tidak percaya itu, bagiku tidak ada harapan palsu..
semua harapan itu benar namun tidak semuanya dapat terwujud..
mungkin kau adalah orang yang tak mampu menunjukan bagaimana menunjukan arti sebuah perasaan.
apakah peter sejahat ini sama tink ataupun wendy?
mungkin sekarang aku harus belajar mengartikan bahwa tak semua keingin tahuan, sapaan, dan kejailan itu mempunyai rasa.. mungkin aku yang terlalu jauh berlarut dalam kesemuan yang mungkin akan segera kutemukan cahaya yang nyata.
kejailan yang sangat menjengkelkan walau dalam hati sampai akhirnya aku merindukannya
dan setiap sapaan yang mengalir menjadi sebuah perasaan yang tak pernah mampu ku mengerti pada akhirnya..
cadaan yang sekarang menjalar menjadi sebuah rasa yang semakin hari semakin dalam
dan semakin kuat aku mencoba menyembunyikannya.
namun semakin hari terlihat semakin jelas ..
hai seseorang yang mungkin suatu saat nanti kamu akan membaca tulisanku ini
aku tidak pernah mampu mengartikan sapaanmu.
mengartikan candaanmu.. mengartikan kejailanmu.
namun yang perlu kau tahu? mengapa harus aku? sementara banyak yang lain.
mengapa dulu harus aku yang menjadi sasaran atas keinginan tahuanmu?
mengapa harus aku yang menjadi sandaran kejailanmu?
mengapa harus aku? yang lain banyak kan?
sementara setelah semua perasaan ini terjadi? kau malah pergi dengan keacuhanmu ?
taukah rasanya jadi aku ?setelah kau memaksa masuk dalam hidupku dan membuat keonaran?
lalu kau pergi tanpa mau membantu ku membereskan semuanya ? kau tau saat aku menahan sakitnya sendirian? tahukah kau saat aku mulai merasakan sakitnya ejekanmu.
semua bilang bahwa kau sedang memberikan harapan palsu.
namun aku tidak percaya itu, bagiku tidak ada harapan palsu..
semua harapan itu benar namun tidak semuanya dapat terwujud..
mungkin kau adalah orang yang tak mampu menunjukan bagaimana menunjukan arti sebuah perasaan.
apakah peter sejahat ini sama tink ataupun wendy?
mungkin sekarang aku harus belajar mengartikan bahwa tak semua keingin tahuan, sapaan, dan kejailan itu mempunyai rasa.. mungkin aku yang terlalu jauh berlarut dalam kesemuan yang mungkin akan segera kutemukan cahaya yang nyata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar